Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hadits

Kesalahan Dan Kelemahan Albani Dalam Menilai Hadits (3)

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan tentang " Kesalahan Dan Kelemahan Albani Dalam Menilai Hadits (2) "   BERBAGAI KONTRADIKSI YANG DILAKUKAN ALBANI DALAM MENILAI PERAWI HADIS No 38 : (Hal. 157 no 1 ) KANAAN IBN ABDULLAH AN-NAHMY :- Syeikh Albani berkata dalam "Shahihah, 3/481″ : "Kanaan dianggap hasan, karena ia didukung oleh Ibn Mu'in". Syeikh Albani kemudian membuat pertentangan bagi dirinya dengan mengatakan, "Hadis dhoif karena Kanaan" (Lihat Kitab "Dhoifah, 4/282″) No 39 : (Hal. 158 no. 2 ) MAJA'A IBN AL-ZUBAIR : - Syeikh Albani telah mendhoifkan Maja'a dalam "Irwaal-Ghalil, 3/242″, dengan mengatakan bahwa: " Sanad ini lemah karena Ahmad telah berkata : Tidak ada yang salah dari Maja'a, dan Daruqutni telah melemahkannya …". Syeikh Albani kemudian membuat kontradiksi lagi dalam kitab "Shahihah, 1/613″,dengan mengatakan : "Orang ini (perawi hadis) adalah terpercaya kecuali Maja...

Kesalahan Dan Kelemahan Albani Dalam Menilai Hadits (2)

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan tentang " Kesalahan Dan Kelemahan Albani Dalam Menilai Hadits (1) " KELEMAHAN Syeikh Albani DALAM MENELITI HADIS (jilid 1 hal. 20) Syeikh Saqof berkata : 'Hal yang aneh dan mencengangkan adalah bahwa Syeikh Syeikh Albani banyak menyalahpahami sejumlah besar hadis para Ulama dan tidak mengindahkan mereka, diakibatkan pengetahuannya yang terbatas, baik secara langsung atau tidak langsung. Ia memuji dirinya sendiri sebagai sumber yang 'tidak terbantahkan' dan seringkali mencoba meniru para Ulama Besar dengan menggunakan sejumlah istilah seperti 'Lam aqif ala sanadih', yang artinya 'Saya tidak dapat menemukan sanadnya', atau menggunakan istilah yang serupa. Ia juga menuduh sejumlah penghafal hadis terbaik dengan tuduhan 'kurang teliti', meskipun ia sendiri (yaitu Syeikh Albani -pent) adalah contoh terbaik untuk menggambarkannya (yaitu seorang yang bermasalah tentang ketelitiannya -p...

Kesalahan Dan Kelemahan Albani Dalam Menilai Hadits (1)

Albani mendloifkan sejumlah hadits Imam Bukhori dan Muslim Oleh : Syeikh Muhammad Ibn Ali Hasan As-Saqqof Dalam kitab "Sharh al-Aqeedah at-Tahaweeah, hal. 27-28″ (edisi kedelapan, Maktab al-Islami) oleh Syeikh Ibn Abi Al-Izz al-Hanafi (Rahimahullah), Albani berkata bahwa hadis apapun yang datang dari koleksi Imam Bukhori dan Imam Muslim adalah Shohih, bukan karena ia diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim, tetapi karena pada faktanya hadis-hadis ini memang shohih. Akan tetapi kemudian ia melakukan sesuatu yang bertentangan apa yang ia katakan sebelumnya, setelah ia mendhoifkan sejumlah besar hadis-hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim. Baik, marilah sekarang kita melihat bukti-buktinya:  SELEKSI TERJEMAHAN DARI JILID II No. 1 : (Hal. 10 no. 1) Hadis : Nabi SAW bersabda : "Allah SWT berfirman bahwa 'Aku akan menjadi musuh dari tiga kelompok orang : 1). Orang yang bersumpah dengan nama Allah namun ia merusaknya, 2). orang yang menjual seseorang seb...